Anakku, Kelak Kau Akan Mengerti (Pesan-Pesan yang Kutitipkan dengan Cinta)
Ada hal-hal yang terlalu dalam untuk diucapkan dalam satu percakapan. Ada cinta yang terlalu luas untuk disampaikan hanya lewat nasihat. Dan ada pesan-pesan yang baru benar-benar dimengerti ketika waktu telah bekerja.
Anakku, Kelak Kau Akan Mengerti adalah buku reflektif yang ditulis seperti surat berseri dari seorang ayah kepada anaknya—namun gema maknanya melampaui hubungan darah. Ia berbicara kepada siapa pun yang pernah lelah, ragu, jatuh, bangkit, mencintai, dan bertanya tentang hidup, Tuhan, serta dirinya sendiri.
Buku ini tidak menawarkan rumus hidup.
Ia tidak memerintah, tidak menggurui, dan tidak menghakimi.
Ia hadir sebagai teman sunyi—menemani pembaca di saat hidup terasa berat, ketika pertanyaan lebih banyak daripada jawaban.
Melalui rangkaian pesan reflektif yang disusun dalam delapan bagian tematik—tentang cinta orang tua, kegagalan, luka batin, pencarian jati diri, iman, doa, kehilangan, dan makna pulang—pembaca diajak berdialog dengan sisi terdalam dirinya. Setiap pesan ditulis dengan bahasa lembut, jujur, dan manusiawi, seolah seseorang duduk di samping Anda, berbicara pelan, tanpa tergesa-gesa.
Buku setebal 189 halaman ini lahir dari kesadaran bahwa:
- Hidup tidak selalu ramah.
- Iman tidak selalu menanjak tinggi.
- Orang tua tidak selalu sempurna.
- Dan menjadi manusia berarti belajar sambil terluka.
Namun justru di sanalah cinta menemukan bentuknya yang paling jujur.
Buku ini cocok untuk Anda yang:
- Merindukan bacaan yang menenangkan, bukan menghakimi
- Sedang berada di fase lelah, ragu, atau kehilangan arah
- Ingin menghadiahkan makna, bukan sekadar buku, untuk anak atau orang terkasih
- Mencari refleksi spiritual yang membumi dan dewasa
- Percaya bahwa kata-kata bisa menjadi rumah untuk pulang
Ditulis dengan keheningan yang penuh makna, buku ini tidak meminta dibaca cepat. Ia ingin dibaca pelan. Disimpan. Dibuka kembali di waktu yang tepat.
Karena sebagian buku tidak datang untuk mengajari,
tetapi untuk menemani.
Dan barangkali, suatu hari nanti, ketika hidup mempertemukan Anda kembali dengan halaman-halamannya, Anda akan berbisik pelan:
“Sekarang, aku mengerti.”
- ebook-anakku-kelak-engkau-akan-mengerti.pdf 2.90 MB PDF
How to Purchase
- Click “Buy” button
- Make payment
- Instantly receive access information in your email
More from La Ode Ahmad
BERAKHLAK: Sebuah Novel Reflektif Tentang Pengabdian ASN
Kumpulan SOP Daycare: Profesional, Aman & Penuh Tanggung Jawab
Mendirikan Daycare dengan Modal Cinta