Perpustakaan Cahaya

USD3.38

Malam itu, langit Aceh gelap,diselimuti awan tebal. Rafi berdiri di antara reruntuhan kuno, memegang pecahan tembikar yang baru saja ia temukan. Cahaya senter menari di atas permukaan tembikar, mengungkap ukiran halus berupa pola bintang dan lingkaran yang salingbertaut.

"Ini... seperti peta," gumam Rafi, alisnya berkerut. Ia meraba simbol-simbol itu dengan jari telunjuknya. Ada sesuatu yang berbeda—sebuah keanehan yang membuat hatinya berdebar.

Di sebelahnya, seorang pria tua bernama Pak Umar, ahli sejarah lokal, memandang tembikar itu dengan penuh kagum. "Kau tahu, Rafi," katanya, suaranya serak, "artefak ini mungkin berasal dari era keemasan Islam. Ada cerita tentang sebuah tempat yang disebut 'Perpustakaan Cahaya.' Tempat di mana semua ilmu dan hikmah terkumpul."

Rafi mendengus pelan."Legenda. Tidak ada bukti ilmiah tentang itu."

Pak Umar tersenyum tipis."Mungkin, tapi bukankah legenda sering kali menyimpan kebenaran yang tersembunyi?"

Sebelum Rafi sempat membalas,gemuruh petir mengguncang malam. Di kejauhan, angin mulai menerbangkan debu-debu reruntuhan, seolah ingin menyembunyikan rahasia yang baru saja terungkap.

Namun bagi Rafi, itu baru awal.

Keesokan harinya, ia menerima email dari seorang akademisi Mesir yang tak dikenal. Subjek email itu hanya satu kata: "Nur."

  • novel-perpustakaan-cahaya.pdf ​ 500.61 KB PDF

More from La Ode Ahmad

Anakku, Kelak Kau Akan Mengerti (Pesan-Pesan yang Kutitipkan dengan Cinta)

USD2.49

BERAKHLAK: Sebuah Novel Reflektif Tentang Pengabdian ASN

USD1.85

Kumpulan SOP Daycare: Profesional, Aman & Penuh Tanggung Jawab

USD3.83

Mendirikan Daycare dengan Modal Cinta

USD3.44