The Traveller Couple: Selalu Mau Belajar Dari Orang Lain & Keep Humble

 

Awal mula menjadi content creator?

Mengawali karir sebagai foodie yang mempunyai hobi photography di Australia, kita mengawali karir hanya dengan alat sederhana yaitu memfoto dengan menggunakan handphone.

Karena angle foto dan editing yang unik dan disukai oleh audience di Australia, kita mulai dilirik oleh banyak restoran dan juga banyak brand seperti jam tangan dan produk lainnya, bahkan hotel juga mensponsor kami untuk di-review.

Karena melihat kesukaan audience, kita mulai fokus untuk membagikan pengalaman kami lewat foto dan menjadi influence atau impact yang bisa membanggakan Indonesia di negara tetangga.

 

Apa saja tantangan yang dialami dan bagaimana mengatasinya?

Dengan target audience dari 2 negara yaitu Australia dan Indonesia, kita harus bisa menjunjukkan suatu budaya menarik yang layak untuk menjadi konsumsi publik.

Tantangan bahasa menjadi pertimbangan kami, tapi kami memutuskan untuk tetap tidak lepas dari bahasa kelahiran kami yaitu Indonesia dan membagikan pengalaman menarik selama kami tinggal di Australia, keseharian dan tantangan apa yang kita hadapi di sini, dan itu menjadi suatu yang sangat diminati baik orang Indonesia maupun Australia.

 

Suka dukanya apa saja?

Berawal dari micro influencer, tentunya kami mengalami banyak penolakan di awal karir dan juga tidak mudah untuk terus konsisten menghasilkan konten yang terbaik.

Tapi kami selalu berusaha untuk bisa memenuhi ekspektasi client dengan melakukan yang terbaik.

Seringkali banyak perjuangan yang dilakukan untuk bisa menghasilkan konten yang terbaik.

Salah satunya adalah jam tidur yang harus dikorbankan saat jalan2 ke luar negeri.

Kami seringkali bangun subuh untuk mendapatkan background yang sepi dan bisa leluasa untuk membuat content seperti apa yang kita inginkan.

 

Pengalaman paling berkesan?

Pengalaman paling berkesan adalah ketika Jesy tetap harus menjaga profesionalitas ketika disponsor oleh suatu clothing line untuk baju renang atau dress, tetapi sedang berada di negara yang musim dingin.

 

Pencapaian yang paling membanggakan?

Paling membanggakan ketika banyak job yang mempercayakan produknya untuk kami promosikan, dan agency yang mempercayakan kami menjadi influencer brand klien mereka. Itu pertanda mereka suka dengan konten kreasi kami.

 

Pengalaman yang paling bikin baper?

Client2 yang menganggap remeh camera yang kami gunakan selama kami menjalankan profesi kami sebagai influencer.

Di setiap kunjungan kami, kami selalu membawa camera pocket dan handphone kami.

Kami cuma mengandalkan skill foto dan edit kami.

Karena menurut kami, bukan cuma camera yang membuat foto bagus.

Tapi skill edit dan orang di balik camera tersebut.

Pengalaman kami adalah seringkali kami diundang oleh klien untuk meliput ataupun bekerjasama dengan mereka dan mereka melihat camera yang kami gunakan dan mereka sudah memandang kami sebelah mata.

Sedangkan banyak influencer2 lain yang mungkin juga diundang di acara yang sama, dan pada akhirnya tetap foto kami lah yang client pakai.

 

Siapa yang menjadi inspirasi?

Inspirasi paling besar adalah para followers dan orang2 yang mendukung kami selama ini.

Lewat pujian, semangat, bahkan masukan yang kadang mereka berikan.

Ini yang menjadi motivasi kami untuk terus menghasilkan konten yang lebih baik lagi setiap harinya.

 

Apa yang dilakukan agar terus berkembang?

Selalu mengikuti perkembangan Instagram.

Mengikuti perkembangan influencer2 di Australia.

Tergabung dalam beberapa social media agency di Australia.

Terus belajar mengambil foto dengan angle2 menarik dan meningkatkan skill dalam mengedit foto2 kami.

 

Berapa banyak job yang diterima dari klien setiap bulannya?

Antara 12-15 kali per bulan.

 

Apa saja tantangan yang paling sering dialami saat bekerjasama dengan klien dalam sebuah job?

Waktu untuk post yang terbatas (deadline).

Budget dari client yang tidak seimbang dengan job description yang diberikan.

Perbedaan kebudayaan antara influencer Indonesia dan influencer Australia.

 

Punya tips atau nasihat tertentu bagi para klien di luar sana agar kerjasama yang dilakukan bisa berjalan dengan lancar dan sukses?

Hargai waktu dan usaha yang diberikan oleh influencer Anda.

Terlebih dengan influencer yang Anda suka Instagram feed nya.

Waktu edit dan waktu yang kita berikan harus seimbang dengan jumlah bayaran dari klien.

Produk yang klien berikan itu tidak bisa membayar jumlah tagihan bulanan kami dan tidak bisa untuk transportasi kami menuju tempat klien.

Jadi usahakan selalu untuk memberi kompensasi yang setimpal dengan pekerjaan kami sebagai influencer professional.

 

Dengan semakin banyaknya orang yang menjadi content creator, apa saja yang kamu lakukan agar terus eksis?

Selalu berinovasi dengan apa yang bisa kita lakukan berbeda dengan influencer2 lainnya.

Bikin feed Instagram kita berbeda dengan yang lainnya (harus punya ciri khas tersendiri).

Selalu mengikuti perkembangan influencer2 lainnya dan tetap update dengan trend2 terbaru yang mungkin membutuhkan jasa seperti kita.

 

Punya ciri khas atau karakteristik tertentu yang membedakan kamu dengan content creator lainnya?

Account kami @TheTravellerCouple adalah account couple.

Jadi ada pekerjaan2 tertentu yang bisa kami lakukan lebih baik berdua daripada sendiri.

Kami memiliki warna rambut yang berbeda dengan influencer2 lainnya.

Kami multi bahasa dan bisa berbicara dengan bahasa Indonesia maupun inggris dengan lancar.

Jadi kami memiliki banyak followers yang menyukai kami baik dari dalam maupun luar negeri.

 

Jika ada orang yang baru ingin menjalankan dan menekuni profesi sebagai content creator, tips atau nasihat apa saja yang akan kamu berikan kepada orang tersebut?

Pantang menyerah dan terus fokus dengan ciri khas yang dia punya.

Selalu bangun network dengan teman2 sesama influencer dan keep humble 🙂

 

Skill apa saja yang penting untuk dimiliki seorang content creator?

Selalu terbuka dan update untuk belajar teknik2 foto dan editing.

 

3 prinsip utama yang kamu pegang sebagai content creator?

1. Selalu mau belajar dari orang lain dan mencari terus inspirasi dari orang lain.

2. Selalu lakukan yang terbaik dan tekuni apa yang kita bisa sekecil apapun kebisaan tersebut.

3. Keep humble.

 

Tools yang kamu gunakan?

Adobe Photoshop, iPhone, Camera, Snapseed

 

Apakah kamu akan terus menjalankan profesi sebagai content creator dalam 3-5 tahun ke depan? Apa alasannya?

Iya.

Karena social media adalah platform yang bisa menyatukan dan menjangkau semua orang di seluruh dunia.

Kami ingin terus menginspirasi dan diinspirasi oleh banyak talent dan influencer di dunia.

 

Tergabung di komunitas apa saja?

iPhonesia: Komunitas photography by iPhone di Indonesia

The Rock: Komunitas Indonesia di Australia

FCBA: Komunitas foodie di Australia

 

Menurut kamu, siapa 3 sosok content creator terbaik di Indonesia?

Aries Lukman (founder of iPhonesia)

Chelsea Olivia

Lambe Turah

 

 

SociaBuzz: sociabuzz.com/travellercouple

Instagram: instagram.com/thetravellercouple

 

Anda seorang pekerja kreatif, content creator, talent atau expert?

Buat profil dan portfolio online Anda di sociabuzz.com/pro