EYANG SEMAR
01 Jun 2020

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَـٰنِ الرَّحِيمِ


HIDUP INI DARMA WAWAYANGAN


SOSOK EYANG SEMAR

Adalah gambaran Sepuh yang dalam ruang lingkup masyarakat yang sederhana dalam perilaku dan kehidupan gambaran tersebut adalah yang selalu diikuti oleh Para Punakawan yang selalu dalam suasana senda gurau canda ria dalam keluarga yang tergambar dalam kehidupan lingkungan keluarga yang harmonis dan gambaran suatu kehidupan keluarga yang humoris akan tetapi di barengi dengan sikap tatakrama, budi luhur, menjungjung tinggi adat istiadat dan sangat menghargai seni budayanya.


Citra Sosok Lurah Semar Badranaya adalah nama lain yang sering terdengar dalam sebutan dunia pewayangan, menjadi contoh figur filosofi adab kerukunan akan indahnya suatu keluarga disamping mempunyai Ilmu sakti yang mumpuni akan tetapi dlm sosok pribadinya yang bersahaja atau low profile, suka menolong yang sedang membutuhkan dan memberi petuah kepada yang tersesat dan membantu yang lg kekurangan, itulah titis tulis titisan tumaritis yang bergelar Sanghyang Ismaya/Ismoyo, ada disuatu tempat yang sudah berbeda chaaingnya, juga Aki Kebon dekat berkeliaranya Burung Besi dekat kebon buah Indramayu tapi sudah tiada dan mungkin sudah pindah tempat, serta Aki Pancing untuk pemanjing jalana hurip rukun sauyunan sabilulungan sudah berpindah ke Ujungkulon, rempak sekar serta gotongroyong untuk mematrikan puser dayeuh yang berada di Ujung kota kiasan akan mendapatkan keJayaannya di pasieup ku indahnya diantara 2 (dua) Gunung yaitu Gunung Ciremai dan Gunung Tampomas pada masa jayanya Jaman Eyang Dalem Surya Kencana, Eyang Embah Buyut Yudha Jaya, Eyang Buyut Mbah Surya Nagara dan di kawal Embah Buyut Sahabat, yang selalu menjalin persahabatan di dalam maupun di luar negeri.


Sifat Tauladan Beliau Tugasnya Mengemong Para Putra Pandawa adalah ciri naluri Sang Tokoh, untuk menegakan keadilan dan menjungjung tinggi2 kebenaran.


CatatanSejarahMenoreh bahwa dalam satu lelaku ceritera dia ditemani oleh Aki Lengser karena dalam firasat lelakunya akan kedatangan tamu utusan Para Ksatria dan Srikandi Pandawa dari Madukara yang sudah di perjalankan oleh Alam Buana Reksa yang di Kawal Oleh Syech Mutakin gambaran Syech Siti Jenar akan terjadwal serta terlahir dan mekarnya Bunga atau Kembang Cangkok Wijaya Kusumah di Bumi Parahiyangan Padjadjaran yang Memperkokoh, Menyatukan, Menghormati, Mengangkat Derajat, Menyantuni dan Memakmurkan Para Pejuang Seroja dan Menjungjung Tinggi Para Patriot Bangsa itulah sebagai kodrat Sunda Wiwitan di Se Taman Batu Tulis Padjadjaran 230117 pada jam 01.01 pada Waktu zamannya, yang di iringi oleh alunan haleuang wangsitnya ngagagas perjalanannya Sang Cah Angon Syech Abdul Qodir Jailani Al Bagdadi, di senandungkan secara khusyuk oleh Aki Lengser di patempatan Putri Bungsu ke-7 dan biaya perjalanan di rojong oleh Putri ke - 5 [Bandung] yang masih turunan dari Pangeran Sugih [Kerajaan Sumedang Larang], Putri ke-7 dalam Putri Bungsu yang terbuang dan tercampakan pada ceritera sang dalang, bahwa harus memetik hikmah dan menitis karomah yang harus diperjalankan Wangsit yang lain yaitu Wangsit Siliwangi segera menuju mencari lebak cawene, untuk membuka peradaban Baru Nusantara, Menata tatanan baru yang didalamnya tersimpan mutiara bahwa harus bisa memberikan kemakmuran yg tercurah dan ternikmati oleh kaum yg lemah serta Rahayat seluruh Nagari, menjadikan Umat yg Rahmatan Lil Alaamiin serta menjadikan Nagari yg Baldatum Toyibatum Warobun Gofururrohim, Aamiin Ya Robbalalaamiin.


Lumampah Para Sang Ksatria Pandawa Limo menyusuri siloka Siliwangi untuk memunguti kalakay jeung runtah yang sekiranya bermanfaat dan atau untuk disimpan untuk serta dimanfaatkan kemudian hari pada ceritera tersebut untuk sebagai bahan pedoman pada yang berada dalam perjalanan, akan tetapi dalam perjalanan akan banyak menemui godaan dan ujian dari sifat2 dan Sosok Wayang2 yang akan sikapnya selalu menghambat dan sering alergi kepada kebenaran yg dibawah ini dan tidak ingin Nusatara Baru ini Terbuka, diantaranya adalah sbb :


1. Sosok Sengkuni.

    Sifat sebetulnya sangat bagus

    dan selalu ketemu yg sering

    mengaku2 menjadi sebagai

    Ibunda,

    arti logika dan sesuai dengan

    ciri2 akan tetapi mempunyai

    sifat tersembunyi didalamnya

    adalah ingin dgn rasa

    keakuannya untuk mengusai

    dan memfrotecksi yang

    menjadi sikap berlebihan

    kepada arti yang sebenarnya

    dan pada akhirnya akan

    mengusai materiil maupun

    moriil.


2. SosokCakil

    Pada dasarnya sama hanya

    sikapnya mengaku2 untuk

    memanfaatkan keadaan dan

    numpang kehidupan dan

    sekaligus mengatur

    pergerakanya.


3. SosokRahwana

     Mengambil alih kekuasaan yang

     dengan sengaja dengan

     kekuatan ilmu gendam,

     hipnotis atau ilmu pelet hitam

     menundukan Sang Dewi Shinta

     untuk mengusai Dana Ksatria

     Pandawa dalam pengaruhnya

     akan mengusai seluruh asset

     dan kekayaan kerajaan untuk

     di bocorkan untuk kepentingan

     kehidupan Sang Rahwana yg di

     sekap selama 3 bulan dalam

     ceritera Rama - Shinta dlm

     pewayangan, sehingga Sang

     Dewi Shinta akan mendapatkan

     kutukan karma yg mengerikan.


4. SosokTogog

    Gambaran sifat sosok yang

    suka menggosok kesana kesini

    untuk mendapatkan

    keuntungan dari

    kepentingannya sehingga

    mendapat keuntungan pd ke

    dua belah pihak yang

    bersengketa, mindsetnya luar

    biasa dari luar dan pihak umum

    sangat menggiurkan bersih

    menata, akan tetapi hati2 dari

    pada ada kepentingan yg

    tersembunyi karena ingin

    terpuji dan terselip

    kepentingan pengaruh dr luar

    aseng karena dari selimut

    atau penutup yg indah tetap

    harus hati2 lan waspada

    karena memperbaiki akan lebih

    sulit dari pada membuat hal

    yang baru dan dibalik cakar dan

    taringnya untuk siap

    menerkam dan membantu

    golongan dan kelompoknya,

    itulah cermin sosok point 4 ini,

    kalau dlm dunia politik kutu

    loncat maunya menclok pada

    dahan yg lebat buahnya sajah

    [Tidak punya pendirian tetap]

    ada uang disitulah dia berada.


5. SosokResiDorna

     /ResiKombayana Sosok tokoh

     ini sering mengadu domba dan

     dia sejati dan tetap membantu

     walaupun salah/benar tetap sll

     membantu kelompok pihak para

     kurawa jadi anti dr pada

     kebenaran itu sendiri serta

     akan selalu mendiskreditkan

     musuhnya dari segala hal,

     adapun cirinya salah satu

     tangannya suka tetap ditekuk

    dan tetap mengaweawe atau

    melambai2 menyerupai dahan

    pohon kelapa, dagunya lebih

    dulu maju dari pada jidatnya

    wajah dia selalu menengadah

    ke Atas tapi tatapannya tidak

    lain menatao selalu kebawah

    dan itu semua mengandung arti

    siloka apabila dijabarkan akan

    sangat panjang jadi sahabatku

    dan Saudara-Ri Nuswantara

    mungkin lebih memahami.


Kita dan Para Ksatria dan Srikandi Nuswantara akan memerangi sosok sifatnya bukan Personalnya untuk dapat bisa melebur dan bisa dihilangkan dari jiwa2 nusantara supaya menjadi melebur dan tetap menjadi jati diri Bangsa yang Sejati dan Seutuhnya, Apabila sesuatu kaum tidak bisa merubah kejalan yang lebih baik, yakinlah Alam akan senantiasa menyaring, Allah Maha Besar dari segala yang diciptakan'Nya.


Mudah2an Para Ksatria dan Srikandi tetap semangat untuk berjuang menegakan Nusantara yang menjadikan Bapak Bangsa2 dan Menjadi Nagari di puncak Mersucuar Dunia, berdirilah pada Jati Diri Bangsa, Jungjung Adat Istiadat Seni Budaya Bangsa, Selalu Amalkan Pancasila Sakti, Satukan Bhineka Tunggal Ika, Tetap Merah Putih, Indonesia Raya, NKRI Harga Mati, Semangat menuju Kemerdekaan yang Hakiki yakin Bangsa ini bisa, Aamiin


Salam Silih Asah, Asih dan Asuh


Jaja Juharja

Salam Siliwangi Terakhir.

Salam Kokok Ayam Jantan Dari Timur

Salam Kembang Cangkok Wijaya Kusumah Menggapai Seroja.